Pernyataan Sikap Ansor Bandung Barat Terkait Terorisme

- Mei 20, 2018

Peristiwa yang terjadi pada tanggal 08-10 Mei 2018 (Kerusuhan di Mako Brimob), serta pada  tanggal 13 mei 2018 (tragedi ledakan bom yang terjadi di 3 Gereja di Surabaya), juga pada tanggal 14 mei 2018 (Tragedi ledakan bom di Polrestabes Surabaya). Ketiga peristiwa tersebut Adalah tindakan- tindakan yang tidak beradab serta mencederai nilai-nilai kemanusiaan.

Menyikapi peristiwa tersebut, kami Segenap Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor  Kabupaten Bandung Barat dengan ini menyatakan:

1. Mengecaam dan mengutuk keras segala sesuatu yang berhubungan dengan terorisme, dan berbagai tindakan kekerasan yang sangat merugikan berbagai pihak. Apapun motif dan latar belakangnya.

2. Menyampaikan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya kepada seluruh keluarga korban baik korban meninggal dunia, atau korban luka-luka yang di akibatkan oleh tragedi tersebut.

3. Mendesak aparat keamanan di Indonesia untuk segera menyusun langkah-langkah strategis dalam meninjau motif, dan pemicu terjadinya aksi tersebut serta memberikan tindakan tegas kepada para pelaku, atau organisasi bahkan partai politik yang terindikasi sebagai cikal bakal lahirnya  tindakan tersebut, sebagai langkah antisipatif agar tidak terjadi peristiwa serupa dimasa yang akan datang.

4. Mendukung upaya pemerintah dalam memulihkan stabilitas Negara Republik Indonesia pasca terjadinya Aksi teror yang telah terjadi.

5. Menghimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk senantiasa berfikir positif, bersikap tenang, dan tidak mudah terprovokasi dengan issue yang memanfaatkan situasi dan kondisi pasca terjadinya terror bom tersebut.

6. Mengajak kepada seluruh Kader Ansor dan Banser serta para pemuda yang berada di lingkungan Kabupaten Bandung Barat Hususnya, untuk senantiasa mengantisipas dan menjaga lingkungan sekitar dari gerakan-gerakan yang mengarah kepada aksi terorisme.

Bandung Barat, 20 Mei 2018
Ketua PC GP Ansor Bandung Barat 
Cecep Nedi Sugilar, M. Pd.
Advertisement
 
banner here