Ansor Bandung Barat Kecam Keras Aksi Pemukulan Terhadap Ajengan

- Januari 27, 2018

ansorbandungbarat.or.id - Kalangan pesantren di Bandung mendapat kabar memprihatinkan. Pasalnya, salah seorang Kiyai panutan di Cicalengka Bandung, KH Umar Basri atau biasa disapa Mama Santiong dikabarkan menjadi korban penganiyaan orang tidak kenal pada Sabtu (27/1/17).

Menyikapi hal tersebut, Gerakan Pemuda Ansor Bandung Barat turut mengambil sikap. Ketua Ansor Bandung Barat, Cecep Nedi Sugilar mengutuk keras aksi penganiyayaan yang menimpa Kiyai di Bandung tersebut dan meminta kepada pihak yang berwajib untuk segera menangkap pelaku.

"Kami gerakan Pemuda Ansor Bandung Barat mengutuk keras tindakan penganiyayaan tersebut. Kami mendesak pihak kepolisian segera menangkap pelaku untuk diadili," ujarnya melalui pesan singkat pada tim redaksi (27/1/17).

Sebelumnya, beredar informasi bahwa KH Umar Basri menjadi korban penganiyayaan.

Menurut informasi yang beredar, kejadian berlangsung pada Sabtu pagi (27/1/17). Saat itu KH Umar Basri sedang memimpin wiridan selepas shalat subuh bersama para santri. Dan ada seorang lelaki yang tidak dikenal turut serta dalam kegiatan rutin pagi hari tersebut.

Namun setelah santri bubar, KH Umar Basri yang saat itu masih berada di masjid tiba-tiba dianiyaya secara membabi buta oleh sosok yang tidak dikenal tersebut.**
(ang Rifkiyal)
Advertisement
 
banner here